Rabu, 23 Maret 2011

lagu cinta

lagu cinta


Cinta Buta Dua Remaja Berakhir di Kantor Polisi

Posted: 23 Mar 2011 06:41 AM PDT

Cinta Buta Dua Remaja Berakhir di Kantor Polisi. Tiga bulan, dua sejoli ini mengarungi gairah cinta di Bali, tanpa ijin orang tua. Pulang dari Pulau Dewata, sang perempuan hamil. Kisah cinta ini berujung ke kantor polisi.

Seorang siswa SMA di Kecamatan Balung berinisial Hd,18 menjalin cinta dengan seorang gadis yang masih adik kelasnya, Uk (17). Cinta mereka buta. Pada Desember 2010, mereka berdua kabur ke Bali dan baru balik Februari.
“Hd membawa pergi Uk ke Bali karena hubungan mereka tak direstui orang tua Uk,” kata Kepala Unit Reserse dan Kriminalitas Kepolisian Sektor Balung Jember Jawa Timur, Ajun Inspektur Satu Wahyudi, Rabu(23/3).

Celakanya, sepulang dari Bali, Hd dan Uk malah minta dinikahkan secara resmi. Usut punya usut, Uk sudah berbadan dua. Orang tua Uk tidak terima, dan melaporkan Hd ke kepolisian. Polisi pun menangkap Hd, karena Uk masih di bawah umur.”Kasus ini akan segera dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kepolisian Resor Jember,” kata Wahyudi.

poskota.co.id Cinta Buta Dua Remaja Berakhir di Kantor Polisi

Sinyal si Dia Siap Nikahi Anda

Posted: 23 Mar 2011 06:35 AM PDT

Sinyal si Dia Siap Nikahi Anda. KENDATI telah berpacaran cukup lama, Anda masih ragu apakah dia akan menikahi Anda suatu hari? Pasalnya untuk memploklamirkan cinta, dia menolak saat Anda memintanya mengenakan kaus bergambar sama, atau menolak untuk berfoto mesra di sebuah acara.

Ladies, saat seorang pria siap menikahi Anda, dia tidak butuh hal-hal manis, yang dia butuhkan adalah sebuah komitmen. Berikut ini empat sinyal dia siap menikahi Anda, seperti yang dilansir Sheknows.
Dia ingin bertemu orangtua Anda

Saat kekasih tidak panik ketika Anda mengajaknya bertemu orangtua, atau lebih baik lagi justru mengajukan sendiri pertemuan itu –kemungkinannya dia telah siap berkomitmen.

Dia mengajak Anda berbicara tentang masa depan

Saat dia berbicara tentang masa depan yang melibatkan Anda di dalamnya, kemungkinannya adalah dia ingin jalinan cinta ini berlangsung lama. Itu karena dia merasa cukup nyaman dan bahagia untuk melanjutkan hubungan ini di masa depan.

Dia memprioritaskan kebutuhan Anda

Bahkan pria teregois dapat menaruh kebutuhan kekasihnya lebih dulu ketika dia merasa telah menemukan orang yang tepat.

Pikiran dia tidak melulu tentang seks

Pria yang belum siap menikah umumnya merasa bosan maupun move on ketika perasaan ‘berbunga-bunga’ telah lenyap. Berbeda dengan pria yang tetap nyaman menikmati hari-harinya bersama Anda dengan tidak memikirkan keintiman di atas ranjang.

okezone.com Sinyal si Dia Siap Nikahi Anda

Makin Manis di Usia 17

Posted: 23 Mar 2011 06:33 AM PDT

Makin Manis di Usia 17 . Jika seseorang merayakan ulang tahunnya yang ke-17, sering dianggap menjadi momen ketika dia mulai labil dan mencari jati diri.

Bagi grup band Gigi, saat ini di umur mereka menginjak 17 tahun adalah momen mereka semakin merasa sudah stabil dan kian erat. Perasaan itu diungkap sang basis,Thomas.Menurut dia,kekompakan di antara Armand, Budjana,dan Hendy yang telah mengawinkan keempat lakilaki ini menjadi hal terindah yang dialami dalam hidup mereka. ”Di ulang tahun ini,saya ngerasa kami semakin kompak. Hubungan pun terasa makin erat. Dan, itu adalah hal terindah yang kami semua rasakan,” ujar Thomas dalam konferensi pers peluncuran album terbaru Gigi bertajuk ”Sweet 17” di Barcode,Kemang, Jakarta Selatan, kemarin.

Thomas yang sempat vakum dari Gigi karena keterlibatannya dengan dunia narkoba beberapa tahun silam, tampaknya menjadi personel yang paling merasakan hubungan yang sangat intim dengan personel lain.Bayangkan saja, meski dia pernah terjerat masalah narkoba,Armand dan Budjana masih bisa memberikan kesempatan kepada Thomas untuk kembali bersama mereka. Usia 17 tahun memang bukan menjadi usia yang muda untuk sebuah band di Indonesia. Berganti-ganti personel sudah dirasakan oleh grup band asal Bandung ini.Budjana,yang merupakan personel awal bersamaArmand, mengakui dalam menjalankan hubungan dengan personel Gigi saat ini ataupun dengan yang beberapa personel yang sudah hengkang, riak-riak kecil pun sering terjadi dalam hubungan mereka.

”Kami itu sering ribut, tapi kalau untuk bubar atau membubarkan Gigi, itu enggak pernah keucap,”aku Budjana. Dari sekian banyak personel yang pernah berada di posisi Thomas ataupun Hendy saat ini,menurut Budjana, Gigi sudah pernah merasakan ombak yang paling besar yang mungkin pernah dirasanya menghantam band mereka. ”Kami pernah merasakan situasi yang berat banget. Itu kejadiannya ketika tahun 1996, Ronald meninggalkan kami,” sebutnya. ”Tapi setelah momen itu, kami merasa sudah tidak terlalu berat karena momen itu juga menjadi pelajaran bagi kami,” imbuh Budjana.

Kian mesra di usianya yang ke-17 juga tidak melulu diungkapkan Gigi dengan lagu-lagu cinta. Dari sepuluh lagu yang ada di album ”Sweet 17” ini, Gigi juga memberikan bukti cinta mereka terhadap alam, seperti dalam lagu Distorsi Manusia yang bicara tentang manusia, hingga persembahan untuk para ”penjaga” negara ini dalam lagu Garuda Fights Back.

seputraindonesia.com Makin Manis di Usia 17

Incoming search terms:

Mengapa Harus Malu Menangis?

Posted: 23 Mar 2011 06:22 AM PDT

Mengapa Harus Malu Menangis?. Sudah bukan waktunya lagi melihat tangisan sebagai sesuatu hal yang memalukan, atau bahkan menandakan kelemahan. Menangis di depan publik bahkan sudah menjadi fenomena yang umum. Tak sedikit orang yang mulai bisa menerima ekspresi emosi melalui tangisan, meski masih ada orang yang sulit menerima atau menangis di depan orang lain. Peristiwa meninggalnya Putri Diana menunjukkan bagaimana tangisan menjadi fenomena yang diperlihatkan di depan publik.

Susie Orbach, pakar kejiwaan, mengatakan banyak orang yang masih merasa sungkan atau janggal jika harus menangis di depan orang lain. Bahkan, tak sedikit kliennya yang meminta maaf saat mereka menangis karena merasa membebani atau mempermalukan orang lain yang melihatnya menangis.

“Menangis karena masalah yang mendalam dari diri seseorang boleh jadi dianggap alami dan wajar, namun bukan berarti semua orang bisa menganggap tangisan sebagai sesuatu yang normal, bahkan tak mudah bagi seseorang untuk menangis,” jelasnya.

Laki-laki lebih sulit menangis dibandingkan perempuan, kata Orbach. Kondisi ini dipengaruhi pengalaman pada masa perang. Laki-laki dituntut kuat, dan tangisan adalah sesuatu yang tabu. Laki-laki hanya bisa atau boleh menangis di tempat khusus, saat terharu menyaksikan anaknya yang baru lahir, saat pemakaman orangtua, atau saat kehilangan istri. Inilah yang menyebabkan mengapa perempuan lebih mudah menangis. Perempuan bebas mengekspresikan emosinya melalui tangisan saat pernikahan, pemakaman, melihat kesuksesan anak, bahkan saat menonton film yang mengharukan.

Pengalaman berbeda perempuan dan laki-laki inilah yang kemudian juga mengaitkan tangisan dengan kelemahan. Banyak perempuan yang mengatakan, bahwa ia harus menahan emosi dan tangisan di depan atasan karena tak ingin dinilai lemah. Padahal frustrasi karena pekerjaan kadangkala membuat seseorang ingin menangis. Namun saat menangis untuk melepaskan emosinya, seseorang merasa telah melakukan suatu kesalahan besar, karena baginya itu adalah pertanda kelemahan.

Menangis melepaskan pergulatan emosi
Menurut Orbach, menangis tak harus dikaitkan dengan kesedihan. Menangis melibatkan berbagai perasaan, sedih, penyesalan, rasa memiliki, atau bahkan kemarahan.

Saat orang terdekat kita meninggal, perasaan yang muncul bukan hanya kesedihan, namun juga ketakutan, bahkan kemarahan. Menangis karena kehilangan seseorang muncul akibat percampuran berbagai perasaan tersebut.

Begitupun saat menangis karena terharu menyaksikan kisah film romantis atau kebahagiaan dalam pernikahan. Bahagia bukan hanya kata kunci yang menimbulkan emosi bagi seseorang. Menangis karena bahagia juga dipengaruhi berbagai perasaan seperti empati atas perasaan cinta, perjalanan cinta seseorang, atau rasa memiliki yang menimbulkan emosi.

“Menangis itu mencampuradukkan semua perasaan dan melepas semua perasaan itu melalui air mata. Usai menangis, seseorang akan merasa lebih baik karena telah mengekspresikan emosi yang kompleks,” jelas Orbach.

Karenanya, kata Orbach, terapis kerapkali dikenal sebagai pakar yang membuat orang menangis dengan mudahnya. Terapis memang bertugas untuk membuang anggapan bahwa menangis adalah hal tabu. Tak mudah menjalani peran ini, kata Orbach, karena tak semua orang bisa menerima tangisan sebagai bentuk pelepasan emosi yang baik untuk dirinya.

Padahal, seseorang bisa bertumbuh jika mereka bisa menerima perasaan yang muncul dalam dirinya. Menangis jangan lagi dianggap sebagai sesuatu yang negatif dan tak perlu dihindari. “Semakin dihindari, maka masalah besar akan terus bermunculan,” kata Orbach.

Ia menambahkan, menangis takkan menghancurkan jati diri seseorang namun justru membuat seseorang lebih nyata karena ia menjadi manusia yang memiliki emosi positif dalam dirinya.

kompas.com Mengapa Harus Malu Menangis?

Incoming search terms:

Sukses Jaga Keseimbangan Cinta & Rutinitas Kerja

Posted: 23 Mar 2011 06:19 AM PDT

Sukses Jaga Keseimbangan Cinta & Rutinitas Kerja. DERAAN rutinitas yang membabi buta setiap harinya tak ditampik mengikis cinta yang ada antara Anda dan dia. Namun dengan sedikit pemeliharaan, cinta Anda berdua pun tetap kukuh bertahan.

Ketika Anda berdua sama-sama sibuk dan terlalu banyak bekerja sepanjang hari bisa jadi cinta Anda perlahan pupus jika tak diberikan stimulasi. Untuk menghindari hilangnya kekuatan cinta yang telah Anda bangun, berikut beberapa strategi sederhana untuk membuat cinta dan pekerjaan berjalan beriringan. Sheknows memberi panduannya.

Aturan berkomunikasi 15 menit menjelang tidur

Setiap malam, buatlah sebuah zona untuk menghentikan semua aktivitas yang biasanya Anda lakukan (misalnya memeriksa e-mail, texting rekan kerja, mencuci piring, dan sebagainya). Sebagai gantinya, lakukan pembicaraan satu sama lain selama 15 menit. Dengan sesi ini, paling tidak Anda dapat mengetahui bagaimana pasangan dan suasana hatinya hari ini. Cobalah untuk tidak menggunakan waktu ini untuk saling mengeluh tentang hubungan. Sebaliknya, buatlah momen ini untuk merekatkan keintiman di tengah kesibukan yang Anda berdua jalani.

Jadwalkan makan malam bersama

Sesibuk apapun rutinitas Anda, sebaiknya selalu luangkan waktu untuk melakukan kencan malam. Bicaralah dengan pasangan tentang beban kerja dan pilihlah hari yang terbaik untuk Anda berdua melakukannya. Masukkan agenda tersebut dalam kalender Anda, sehingga Anda dapat dengan mudah mengingatnya. Agar menarik, lakukan sesuatu yang berbeda dalam kencan tersebut, misalnya jangan pergi ke restoran yang sama setiap kali Anda makan malam. Ini akan membuat Anda merasa istimewa dan memberikan alasan lebih untuk membuat kencan malam sebagai sebuah rutinitas.

Manfaatkan teknologi

Jika Anda belum memiliki kesempatan untuk berkomunikasi dengannya melalui pertemuan, manfaatkanlah teknologi yang ada, misalnya dengan e-mail, SMS, telepon, chating dan sebagainya untuk memelihara komunikasi Anda berdua. Tapi ingat, jangan terlalu bergantung pada teknologi untuk urusan komunikasi dengan pasangan karena ini akan mengurangi keistimewaan pada hubungan yang Anda jalani.

okezone.com Sukses Jaga Keseimbangan Cinta & Rutinitas Kerja

3 Indikator Hubungan di Jalur Aman

Posted: 23 Mar 2011 06:17 AM PDT

3 Indikator Hubungan di Jalur Aman. MASIH ragu dengan arah hubungan Anda dan sudahkah hubungan tersebut berada di rel yang benar? Jangan dulu bingung. Tiga tanda berikut membimbing Anda mendapatkan keyakinan tentang hubungan yang sedang dijalani.
Jika Anda sedang melewati tahap hubungan cinta yang masih baru, mungkin sangatlah wajar ketika Anda masih meragukan kekuatan penuh dari komitmen dari cinta Anda. Kegundahan pun mungkin masih menyelinap dalam batin apakah cinta yang Anda bangun ini akan berdaya tahan lama.

Nah, jika tak memiliki indikator yang tepat, Anda dapat mengukurnya dari tanda berikut ini, seperti ditulis Sheknows.

Anda dapat menjadi diri sendiri

Hal ini adalah indikator keberhasilan terbesar dalam sebuah hubungan. Ketika Anda merasa cukup nyaman untuk menampilkan semua sisi kepribadian Anda, baik yang sifatnya positif dan negatif maka hubungan dipastikan dalam rel yang aman. Dalam titik ini, Anda pun tak lagi mengkhawatirkan ketika dia melihat Anda dalam sisi yang kurang positif sekalipun. Bisa jadi itulah sesungguhnya cinta.

Anda memercayainya

Kepercayaan adalah modal utama dalam sebuah bangunan hubungan yang sedang dibina. Jika Anda memberikan kepercayaan pada seseorang dan otak Anda tak selalu bertanya-tanya, apakah dia menceritakan seluruh kebenaran mungkin memang dialah pangeran yang Anda cari. Kepercayaan tak sekadar penunjang kelancaran dari sebuah hubungan, tapi juga pupuk untuk membawa hubungan ke tingkat yang lebih tinggi.

Anda dapat menikmati kesenangan

Jika Anda merasa seperti menikmati diri Anda dalam setiap waktu yang Anda lalui bersamanya, mungkin ini adalah salah satu pertanda positif. Meski demikian, Anda mungkin perlu mengevaluasi kembali situasi tersebut untuk memastikan tentang kenyamanan yang Anda rasakan. Di sisi lain, jika Anda tidak bisa menikmati diri Anda sendiri ketika Anda dan dia sedang melakukan sesuatu (baik itu berbelanja, memasak atau menonton film) mungkin kesuksesan cinta belum tergapai. Melewatkan kegiatan dengan rasa senang bersama seorang pria di awal hubungan adalah sebuah kemajuan bagi sebuah ikatan cinta, serta sebuah pertanda bahwa pria tersebut sosok yang sesuai dengan Anda.

okezone.com 3 Indikator Hubungan di Jalur Aman

Ketika Kata Maaf Tak Lagi Cukup

Posted: 23 Mar 2011 06:13 AM PDT

Ketika Kata Maaf Tak Lagi Cukup. Hidup seringkali merupakan rangkaian kehidupan. Tanpa dapat diprediksi sebelumnya, kebanyakan orang menemukan diri mereka bergerak dari satu momen ke momen lain – dan setiap momen itu dihubungkan oleh momen dadakan yang pada akhirnya melemparkan Anda ke masa depan. Hal ini mungkin tidak lebih benar daripada masa setahun pacaran kami. Hubungan kami begitu dipenuhi dengan harapan dan sikap optimis dan tidak begitu yakin masa depan seperti apa yang akan kami hadapi, sebagian besar orang merupakan pencari. Apa yang mereka cari adalah seseorang yang spesial – yang akan membantu mereka menentukan masa depan dan menunjukkan kepada mereka apa yang harus mereka lakukan secara tepat. Masalah yang seringkali dihadapi adalah, kita bertemu dengan orang yang tepat di waktu yang salah dalam hidup kita. Mereka dapat mengasihi kita, kita dapat mengasihi mereka sebagai balasannya – namun pada akhirnya kita membuat keputusan atau melakukan tindakan yang menurut kita tepat pada waktu itu. Lalu suatu hari, kita menemukan diri kita merasa bersalah dan menyesali serta menyadari bahwa terkadang, kata maaf saja tidak cukup untuk menyembuhkan rasa sakit yang telah kita lakukan pada orang lain.

Cerita berikut merupakan sebuah kisah yang umum. Seorang pemuda pemudi bertemu. Mereka jatuh ke dalam luapan emosi yang mereka pikir itu adalah cinta dan akhirnya baik sang pemuda maupun pemudi ingin membawanya ke tingkat yang lebih serius. Mereka mulai membicarakan pernikahan, rumah dan anak-anak. Tiba-tiba, tabel cinta menjadi sangat tidak seimbang dan orang yang lebih dicintai – memiliki keunggulan rahasia atas orang lain. Dan mereka tahu hal yang menurut mereka sangat penting ini ada di sana sedang menanti dirinya untuk mengambil langkah lebih lanjut, untuk bertumbuh hanya dengan mengusahakan segala sesuatunya berjalan dengan baik atau melakukan hal yang benar. Namun, orang ini ragu, ia merasakan potensi lebih yang dimilikinya – dan berjalan dengan itu.

Meskipun mereka tahu bahwa mereka menempatkan hidup orang lain di atas seutas tali, namun mereka senang bahwa ada orang lain yang sedang menunggu mereka. Perasaan nyaman itu begitu menguasai dan sangat adiktif. Yang paling penting, mereka sangat sadar bahwa mereka dicintai; mereka menempatkan cinta dalam penantian – bahkan jika hal itu harus melalui serangkaian hal yang tidak enak dan menyakitkan. Daripada mengucapkan selamat tinggal – mengakhiri hubungan yang mereka jalani, mereka berperilaku dengan cara yang menyakitkan, kasar, dengki dan egois. Mereka berharap entah bagaimana tindakan mereka akan menjelaskan alasannya suatu hari nanti, namun mereka umumnya mengetahui ada seseorang yang selalu menunggu ketika segala sesuau di dalam kehidupan membuat mereka down.

Sementara mereka tahu apa yang harus mereka lakukan, mereka menikmati perjalanan kekuatan yang dicintai oleh seseorang begitu dalam sehingga rela untuk menunggu. Dan dalam perjalanan ketidakdewasaan ini, mereka berakhir dengan menyakiti orang lain secara menyedihkan. Sayangnya, bahkan ketika hari yang menentukan dan tak terbantahkan itu datang dan pihak yang menunggu telah sampai pada titik akhir kesabaran dan memilih untuk pergi, untuk kebaikan pada kali ini – pihak yang egois ini tidak pernah menyadari tingkat kerusakan yang telah mereka sebabkan. Seringkali, tidak sampai bertahun-tahun kemudian – saat mereka melihat kesalahan yang telah mereka lakukan, pemikiran itu terus mengganggu dan menghantui mereka. Di saat itu, mereka mungkin telah menikah dan memiliki anak dengan orang lain. Mereka mungkin menghidupi kehidupan yang sama yang mereka perjuangkan untuk mereka hindari di masa lalu. Namun, mereka mulai berpikir tentang pasangan mereka di masa lalu dan merasa buruk tentang bagaimana ia memperlakukannya di masa lalu, dan bertanya-tanya akan seperti apakah kehidupan mereka saat ini jika mereka memilih untuk melakukan beberapa hal secara berbeda.

Kenyataan yang menyedihkan adalah kebanyalan orang telah menjadi pihak yang lebih mencintai – atau mereka yang lebih dicintai dalam suatu hubungan – setidaknya sekali dalam hidup kita. Tindakan kita selama waktu itu terkadang menjadi beban dan ada satu titik dalam kehidupan dimana Anda ingin mengatakan Anda menyesal atas apa yang telah terjadi. Kemungkinan yang ada adalah saat itu telah sedikit terlambat.

Jika Anda memikirkan hidup Anda kembali, Anda akan menyadari selama tahun-tahun penuh kegilaan akan kehidupan yang impulsif dan penuh keraguan, ada orang-orang berharga yang melintasi hidup Anda. Mereka membantu untuk membuat tahun-tahun ini begitu menyenangkan dan secara diam-diam memainkan peranan besar akan siapa diri Anda hari ini. Sebut saja sebagai ketidakdewasaan atau ketidakmengertian Anda, kenyataannya kebanyakan dari kita begitu sibuk hidup di masa itu – momen demi momen – sehingga kita jarang menyadari minggu yang berlalu. Jadi saat cinta masuk ke dalam kehidupan kita, walaupun mungkin Anda menyadarinya, namun Anda tidak dapat menerimanya dengan cara yang seharusnya. Hal itu bahkan terjadi pada orang baik sekalipun dan Anda perlu meminta maaf. Namun pada saat Anda ingin meminta maaf, orang ini telah memotong ikatan yang ada di antara kalian karena harus menangani kerusakan emosional yang terjadi dan ia melakukan hal ini tidak lebih sebagai upaya untuk menenangkan diri.

Jadi, bagaimana Anda dapat memperbaiki apa yang telah Anda lakukan – terutama jika melibatkan hati seseorang? Apalagi jika ia adalah seorang yang benar-benar mengasihi Anda? Bahkan jika itu sepertinya telah terjadi di masa lalu! Bagaimana jika sekedar permintaan maaf saja tidaklah cukup?

Dalam beberapa hal, mungkin cukup untuk orang tersebut sekedar tahu bahwa Anda menderita. Mungkin Anda telah menyebabkan rasa sakit hati dalam kehidupan mereka begitu parah sehingga pada titik ini, mereka tidak akan benar-benar peduli jika Anda ditabrak bis. Namun, mengetahui bahwa orang yang telah menyakiti mereka merasa buruk dan bahkan mungkin menyesal, bisa jadi akan sedikit menenangkan kemenangan mereka. Haruskah Anda memburu mereka, mencari mereka di internet – hanya agar Anda dapat memberikan kepuasan akhir kepada mereka? Jawabannya tergantung pada tentang apa permintaan maaf Anda sebenarnya.

Seringkali, hal buruk mengenai permintaan maaf adalah sebagian besar bukan tentang orang yang Anda sakiti. Kebanyakan permintaan maaf berakar dari keegoisan dan rasa bersalah dan hanya diucapkan dalam upaya melepaskan perasaan Anda. Jadi, dalam meminta maaf, Anda sesungguhnya hanya melanjutkan jenis yang sama dari perilaku mementingkan diri sendiri yang membuat Anda memulai segala kekacauan ini. Namun, jika permintaan maaf datang dari kejujuran dengan menyadari rasa sakit yang Anda timbulkan pada orang lain – dan itu berarti ingin memulihkan hatinya daripada perasaan Anda sendiri, Anda mungkin ingin setidaknya untuk mencoba.

Sangat penting juga untuk mempertimbangkan bahwa hanya karena Anda merasa perlu untuk mengatakan Anda menyesal, bukan berarti orang lain akan menerimanya dengan mudah. Dalam hidup, melukai hati seseorang yang mencintai Anda sampai ia merasakan rasa sakit yang amat sangat adalah suatu pelanggaran yang tak dapat dimaafkan. Apakah Anda siap untuk tidak dimaafkan? Sebelum Anda mengirim email atau menelepon, Anda juga harus bertanya-tanya jika Anda muncul dan membangkitkan kembali rasa sakit dalam kehidupan seseorang bukan merupakan suatu jenis usaha sama sekali. Menulis surat atau mengirim email dan mengekspresikan perasaan Anda kepada seseorang yang telah Anda sakiti dapat membangkitkan perasaan yang orang tersebut sebenarnya tidak ingin berurusan dengan hal itu lagi. Dalam hal ini, tentu saja hal itu menjadi tidak adil bagi orang yang Anda sakiti.

Kenyataannya adalah perkataan maaf seringkali tidaklah cukup. Dan tidak ada hal lain yang dapat Anda lakukan untuk membatalkan hal itu atau melakukan hal-hal yang dapat membuatnya menjadi lebih baik. Sebaliknya, Anda harus belajar untuk hidup dengan tindakan dan keputusan yang telah dipikirkan terlebih dahulu. Dunia terus berputar dan orang ini yang pernah ada di dalam pikiran Anda bertahun-tahun yang lalu – saat ini terus berputar di dalam pikiran Anda. Mungkin alam semesta sedang mencoba memberitahu Anda sesuatu ketika lagu tertentu sedang diputar di radio dan menghidupkan kembali masa lalu Anda. Anda pun harus memutuskan apakah menghadapi hukuman Anda adalah sesuatu yang dapat Anda atasi atau Anda harus menbersihkan diri dengan membuka dan membuang luka lama yang akan mendatangkan kebaikan. Intinya adalah ada beberapa tindakan yang harus Anda ambil dalam hidup ini, namun yang terlebih penting adalah bagaimana Anda menyadari bahwa setiap tindakan dan keputusan Anda dapat memberi dampak yang besar bagi kehidupan orang lain. Oleh karena itu, hiduplah dengan bijaksana.
Source : professorshouse.com

jawaban.com Ketika Kata Maaf Tak Lagi Cukup

Incoming search terms:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar